Sen. Des 1st, 2025
candi plaosan - petualang dunia

Candi Plaosan merupakan salah satu peninggalan sejarah yang sarat akan keindahan, misteri, dan nilai budaya tinggi. Candi Plaosan berdiri di Klaten, Jawa Tengah, dan masyarakat sering menyebutnya sebagai saudara kembar Candi Prambanan karena hanya berjarak sekitar 1 kilometer di sebelah timur dari candi tersebut. Meski tidak seterkenal Prambanan, Candi Plaosan menawarkan pesona tersendiri bagi para pencinta sejarah, arkeologi, dan wisata budaya.

Sejarah Megah di Balik Candi Plaosan

Konon, Candi dibangun pada abad ke-9 oleh Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya untuk permaisurinya, Pramodhawardhani, putri dari Dinasti Syailendra. Kisah cinta lintas kepercayaan antara mereka menjadi dasar lahirnya candi ini, yang melambangkan toleransi dan harmoni antara Hindu dan Buddha.

Bangunan ini merupakan wujud perpaduan unik antara arsitektur Hindu dan Buddha, menjadikannya simbol kerukunan antaragama yang luar biasa pada masa lalu. Ornamen dan pahatan di dinding candi menggambarkan ajaran Buddha, sementara bentuk struktur utamanya mengadopsi gaya Hindu.

Arsitektur Menawan dan Simbolisme yang Dalam

Ciri khas Plaosan terletak pada bentuknya yang simetris dan berpasangan, terdiri dari Candi Plaosan Lor (utara) dan Plaosan Kidul (selatan).

Setiap sudut candi menyimpan detail pahatan halus yang menceritakan kisah kehidupan dan ajaran Buddha. Patung Bodhisattva, Dhyani Buddha, serta relief-relief bunga teratai memberikan kesan spiritual yang mendalam. Gaya arsitektur seperti ini menunjukkan betapa majunya ilmu bangunan kuno Jawa pada masa itu.

Keindahan Candi Plaosan Lor

Candi Plaosan Lor merupakan kompleks utama yang lebih besar dan terkenal. Di dalamnya terdapat dua candi induk kembar yang berdiri berdampingan. Masing-masing memiliki arca Buddha di dalamnya, serta ruang kecil untuk meditasi para biksu.

keunikan tata letak ini menunjukkan simbol keseimbangan antara kehidupan duniawi dan spiritual.

Candi Plaosan Kidul yang Tenang dan Damai

Tidak jauh dari Plaosan Lor, terdapat Candi Plaosan Kidul yang kini hanya tersisa sebagian reruntuhan. Meski begitu, atmosfernya tetap menenangkan. Banyak pengunjung datang ke sini bukan hanya untuk berwisata, tetapi juga untuk menikmati ketenangan batin dan keindahan lanskap pedesaan sekitar.

Permata Tersembunyi di Timur Prambanan

Sebutan “Permata Tersembunyi di Timur Prambanan” sangat tepat untuk Candi. Lokasinya yang tidak terlalu ramai membuat pengunjung bisa menikmati setiap detail candi dengan lebih santai dan khusyuk.

Pemandangan sawah hijau yang mengelilingi candi memberikan suasana damai dan menyejukkan mata. Saat matahari terbit atau tenggelam, siluet candi yang disinari cahaya keemasan menciptakan panorama yang menakjubkan salah satu spot foto terbaik di Jawa Tengah.

Lokasi dan Akses Menuju Candi Plaosan

Plaosan terletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, sekitar 1 km dari Candi Prambanan. Untuk menuju ke sini, Anda bisa menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari Yogyakarta atau 30 menit dari Kota Klaten.

Transportasi menuju lokasi sangat mudah. Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi, menyewa sepeda motor, atau memanfaatkan jasa tur wisata dari Yogyakarta.

Harga Tiket dan Jam Operasional

Harga tiket masuk Plaosan sangat terjangkau, sekitar Rp10.000–Rp15.000 per orang. Candi ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, sehingga pengunjung bebas memilih waktu terbaik untuk berkunjung.

Waktu terbaik untuk menikmati pemandangan adalah pagi atau sore hari, ketika udara masih sejuk dan sinar matahari menciptakan efek dramatis di balik struktur batu kuno.

Aktivitas Menarik di Sekitar Candi Plaosan

Selain menikmati keindahan arsitektur dan sejarah, ada banyak hal yang bisa dilakukan di sekitar Candi Plaosan:

  • Berfoto dengan latar candi dan sawah hijau yang menawan.
  • Menikmati sunrise atau sunset yang spektakuler.
  • Belajar sejarah dan arkeologi melalui pemandu lokal.
  • Mengunjungi Candi Prambanan dan Candi Sewu yang berada tak jauh dari lokasi.
  • Berwisata kuliner khas Klaten di warung-warung sekitar.

Setiap aktivitas memberikan pengalaman tersendiri yang menambah kesan mendalam selama kunjungan.

Makna Filosofis di Balik Candi

Lebih dari sekadar situs bersejarah, Candi Plaosan menyimpan pesan moral yang relevan hingga kini: cinta, toleransi, dan keharmonisan. Kisah Rakai Pikatan dan Pramodhawardhani mengajarkan bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk saling menghormati dan hidup berdampingan.

Nilai-nilai ini terasa hidup melalui simbol-simbol di dinding candi, menunjukkan bahwa masyarakat Jawa kuno sudah memahami pentingnya persatuan dalam keberagaman.

Tips Berkunjung ke Plaosan

Agar pengalaman wisata semakin menyenangkan, berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti:

  1. Datanglah pagi atau sore hari untuk mendapatkan pencahayaan terbaik.
  2. Gunakan pakaian yang nyaman dan sopan.
  3. Siapkan kamera, karena setiap sudut candi layak diabadikan.
  4. Hormati tempat suci dengan tidak merusak atau memanjat struktur candi.
  5. Nikmati suasana dengan tenang biarkan keindahan alam dan sejarah berbicara.

Candi Plaosan, Simbol Cinta dan Toleransi Abadi

Sebagai permata tersembunyi di timur Prambanan, Plaosan adalah destinasi wisata budaya yang wajib dikunjungi. Keindahan arsitektur, nilai sejarah, dan kisah cinta yang melatarbelakanginya menjadikan candi ini berbeda dari yang lain.